Islam Dan Akal Sehat #41 - SUNDA EMPIRE Dan Hilangnya Akal Sehat



Transkrip:

Baru-baru ini negeri kita dilanda fenomena gagalnya akal sehat ketika ramai-ramai muncul klaim kerajaan fiktif yang ternyata punya pengikut lumayan banyak, meski belum sampai mengguncang situasi politik dan keamanan negeri ini. Salah satunya yang paling menarik untuk dibahas dalam video ini adalah Sunda Empire. Kekaisaran abal-abal ini punya lebih dari seribu orang pengikut yang tersebar di beberapa kota, bahkan sampai di luar Jawa.

Tapi tahukah anda, bahwa di balik kehebohan yang menggelikan dan sekaligus juga memalukan dari fenomena ini, ada suatu berkat tersembunyi atau 'blessing in disguise', khususnya bagi umat muslim? Ikuti terus video ini untuk mengetahui jawabannya.

Salah satu klaim bombastis dari Sunda Empire adalah mereka memiliki silsilah kekuasaan sejak dari Alexander The Great 324 SM, Cleopatra, bahkan Vatikan, sebelum akhirnya jatuh ke tangan keturunan Prabu Siliwangi yang tidak lain adalah pimpinan Sunda Empire sendiri. 

Selanjutnya Sunda Empire juga mengaku membawahi berbagai kerajaan dan negara seperti Kerajaan Inggris, Belanda, bahkan termasuk juga negara Rusia dan Korea Utara. Lalu NATO dan PBB juga diklaim didirikan di Bandung atas restu dari Sunda Empire. Dan masih banyak lagi kaim-klaim bombastis lainnya...

Intinya Sunda Empire adalah sebuah kerajaan fiktif yang muncul dari halusinasi liar para penggagasnya. 

--------------------
T-Shirt "Crusader Network on youtube"


Yang paling menarik adalah, semua klaim palsu yang jelas-jelas bertentangan dengan fakta dan logika tersebut ternyata tidak menghalangi lebih dari seribu orang untuk percaya dan menjadi pengikutnya. Apa alasan mereka untuk percaya? Tidak lain dan tidak bukan adalah tawaran uang atau jabatan yang akan mereka terima apabila semua yang sudah direncanakan Sunda Empire dapat terwujud.

Akhirnya sudah bisa kita duga.. klaim ini menimbulkan tertawaan banyak orang dan para petingginya sekarang harus menjadi tersangka kriminal.

Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana mungkin begitu banyak orang bisa percaya pada klaim bombastis yang tidak memiliki dasar fakta apapun selain romantisme sejarah masa lalu?

Jawabannya sederhana: mereka sudah kehilangan akal sehatnya!

Ketika manusia kehilangan akal sehat maka harapan palsu, khayalan, dongeng, dan mitos bisa berubah menjadi kenyataan bagi mereka!

Lalu bagaimana akal sehat itu bisa hilang? 

Pastinya ada banyak faktor, bisa karena silau akibat tawaran harta, kenikmatan, dan kekuasaan. Bisa karena rasa takut atau tekanan emosi tertentu. Dan bisa juga karena memang bentukan budaya dan pola berpikir dimana orang dilarang menggunakan akal sehat untuk persoalan-persoalan tertentu....

Dalam kasus Sunda Empire, kemungkinan besar faktornya adalah karena silau akibat tawaran harta atau kekuasaan.

Itu dari sisi pengikutnya...

Lalu bagaimana dari sisi tokoh-tokohnya?



Pada saat video ini dibuat, pemeriksaan polisi belum sampai ke masalah itu. Tapi dari pola-pola yang muncul dalam kasus-kasus serupa, pada umumnya tokoh-tokoh gerakan semacam ini dipengaruhi oleh unsur-unsur yang bersifat supranatural. Entah itu berupa pesan-pesan yang berasal dari mimpi, bisikan atau yang lainnya. Karena mereka tidak menggunakan akal sehatnya dengan baik, maka segala pesan-pesan supranatural yang mereka dapat itu langsung mereka telan sebagai kebenaran yang sakral.

Hal inilah yang mendorong mereka begitu radikal dan konsisten dalam mewujudkan tujuannya sekalipun di mata orang lain itu semua tidak masuk akal sehat. Selanjutnya, semangat yang radikal dengan fanatisme tinggi dari para tokoh-tokohnya, dan ditambah dengan tawaran harta, kekuasaan, atau bahkan kenikmatan bagi mereka yang mau berpartisipasi, menjadi daya tarik bagi banyak orang untuk bergabung.

Setelah kasus Sunda Empire dan kasus-kasus serupa lainnya terungkap di media sosial dan menjadi berita heboh, banyak orang yang mentertawakan dan mencela para pelaku serta korban sebagai orang-orang yang tidak menggunakan akal sehatnya. Sayangnya mereka lupa, sebagian besar dari merekapun sebenarnya juga ada dalam keadaan yang sama atau lebih buruk. Mereka juga banyak yang tidak menggunakan akal sehatnya!

Mengapa demikian?

Kasus Sunda Empire dan kasus-kasus lain yang semacamnya, bukanlah kasus yang baru. Kasus dengan pola yang serupa sudah muncul 14 abad yang lalu di tanah Arab dan sekarang ada lebih dari 1.5 miliar orang yang sedang termakan tipuannya karena masalah yang sama, yaitu karena tidak menggunakan akal sehat! Termasuk diantaranya adalah sebagian dari mereka yang mencela dan mentertawakan para tokoh serta pengikut Sudna Empire atau kerajaan-kerajaan halusinasi lainnya!

Kurang lebih sekitar 14 abad yang lalu, seseorang bernama Muhamad juga mengaku mendapat pesan gaib dari malaikat jibril di sebuah gua. Lalu dengan semangat yang radikal dan konsisten, ia percaya dirinya diutus Allah SWT untuk menyampaikan wahyu terakhir kepada semua manusia. Dia menyebut agama yang dibawanya dengan nama Islam! 

Sama seperti Sunda Empire yang memanfaatkan kenaifan orang-orang yang tidak paham sejarah tapi rindu pada romantisme kejayaan bangsanya, demikian juga Islam berkembang di arab dengan memanfaatkan kebodohan orang-orang arab yangtidak memahami sejarah para nabi namun rindu pada romantisme kejayaan bangsa arab sebagai keturunan Abraham.

Jika Sunda Empire mengklaim banyak fakta sejarah yang bohong dan tidak masuk akal, begitu juga dengan Islam....

Islam mengajarkan bahwa Muhamad adalah nabi terakhir utusan tuhan, padahal di Alkitab jelas tertulis tidak ada nabi yang berasal dari luar Bani Israel. Selanjutnya Islam mengajarkan bahwa Alquran adalah wahyu tuhan yang terakhir dan penutup semua kitab suci, padahal jelas setelah kedatangan Yesus semua wahyu Tuhan sudah dinyatakan tuntas dan manusia tidak membutuhkan wahyu baru lagi. Ini bisa dibuktikan konsisten dengan tidak adanya ajaran yang secara substantif baru dari ajaran Islam!

Kemudian Islam juga mengklaim bahwa kabah adalah Bait Allah yang didirikan oleh Abraham (Nabi Ibrahim) bersama Ismael anaknya, padahal tidak ada satu bukti sejarahpun yang dapat mendukung keberadaan Abraham di Mekah! Faktanya Bait Allah pertama yang didirikan manusia ada di Yerusalem dan didirikan oleh Salomo, anak Daud. Sebaliknya, kabah sesungguhnya tidak lebih dari rumah berhala yang didirikan kaum pagan hanya beberapa abad sebelum kelahiran Muhamad.

Islam juga mengklaim ibadah haji pertama kali dilakukan oleh Abraham dan Ismael anaknya, padahal ritual tawaf yaitu mengelilingi suatu bangunan atau obyek tertentu tidak pernah diajarkan para nabi manapun dan tidak pernah dikenal sebagai bagian dari tradisi ibadah orang Yahudi! Satu-satunya riual berkeliling yang dikenal dalam tradisi Yahudi adalah ketika bangsa Israel berbaris mengelilingi tembok Yerikho untuk menghancurkannya! Bukan untuk beribadah! 

Fakta obyektifnya, ibadah haji tidak lebih dari tradisi pagan di mekah yang memang umum dipraktekkan di jaman Muhamad. Kebiasaan kaum pagan inilah yang kemudian diangkat oleh Muhamad sebagai ibadah haji dalam Islam!

Selanjutnya, meski tidak tertulis secara eksplisit di Alquran, Islam juga mengajarkan bahwa yang dikorbankan oleh Abraham adalah Ismael, bukan Ishak. Padahal seluruh kitab suci yang sudah dikonfirmasi oleh banyak nabi telah menyatakan dengan tegas bahwa yang dikorbankan oleh Abraham adalah Ishak, bukan Ismael. Tidak ada satu nabipun yang mengajarkan lain dari apa yang sudah dipercaya oleh orang-orang Yahudi dan Kristen...

Kalau Sunda Empire punya klaim bombastis bahwa silsilah kekuasaannya sudah ada sejak jaman Aleksander Agung di tahun 324 SM, maka Islam juga punya klaim bombastis semacam itu. Islam mengajarkan bahwa semua nabi termasuk Adam beragama Islam, meski faktanya Islam baru muncul abad ke 6 masehi!

Juga kalau Sunda Empire atau kerajaan-kerajaan halusinasi sejenis mengaku memiliki kekayaan fantastis dan kekuasaan besar yang semuanya fiktif, sebagai daya tarik bagi anggota-anggotanya, Islam juga tidak ketinggalan. Islam menawarkan surga fiktif yang penuh kenikmatan pesta seks sebagai daya tarik bagi para pengikutnya.

Kalau kita sodorkan fakta-fakta dari Alkitab atau bukti-bukti arkeologis untuk menunjukkan kekeliruan klaim ajaran Islam, para ulama muslim pasti akan menolaknya dan balik menuduh bahwa Alkitablah yang salah karena telah dipalsukan. Meskipun untuk tuduhan pemalsuan Alkitab ini tidak  satupun ulama yang mampu membuktikannya dengan menunjukkan bukti-bukti yang valid.

Contohnya, mereka tidak bisa menjelaskan kapankah Alkitab dipalsukan..

Jika pemalsuan terjadi sebelum Yesus, mengapa Yesus tidak pernah berbicara apa-apa soal pemalsuan itu? Jika terjadi setelah Yesus dan sebelum Islam, mengapa ada ayat-ayat Alquran yang masih membenarkan kitab-kitab terdahulu atau membenarkan Alkitab sebagai rujukan kebenaran? Misalnya di Al Maidah 5:47, atau Yunus 10:94. Selanjutnya, jika pemalsuan terjadi setelah Islam, mana buktinya? Dan mengapa nasakah-naskah serta manuskrip kuno yang berasal dari jaman sebelum Islam justru mendukung kebenaran Alkitab?

Jadi sama sekali tidak ada celah bagi muslim untuk membuktikan kepalsuan Alkitab! Meskipun demikian, mereka tetap saja menyangkal buki-bukti alkitab yang tidak sejalan dengan klaim mereka!

Sikap ulama-ulama muslim yang selalu menyangkal bukti-bukti dari Alkitab, bukti-bukti arkeologis, atau bahkan argumen-argumen logis ini juga sama persis dengan sikap para petinggi Sunda Empire. Mereka juga selalu menyangkal segala bukti sejarah, referensi-referensi ilmiah, dan logika akal sehat yang berbeda dengan klaim mereka!

Bahkan jika perlu mereka akan merekayasa bukti-bukti yang mendukung klaim mereka! Dalam kasus Sunda Empire itu terjadi ketika mereka mengubah data yang ada di wikipedia demi mendukung klaim bombastis mereka bahwa PBB dan NATO dibentuk di Bandung! Dalam Islam upaya rekayasa bukti-bukti ini terjadi ketika mereka mengajukan Injil Barnabas sebagi bukti kebenaran klaim Alquran bahwa Yesus tidak disalibkan! Tapi dengan penyelidikan yang teliti bisa dengan mudah diketahui bahwa Injil Barnabas yang mereka jadikan bukti itu hanyalah tulisan karangan muslim sendiri yang berasal dari abad pertengahan!

Nah, dari apa yang saya jelaskan tadi kita bisa menemukan dua benang merah yang paralel antara Islam dan Sunda Empire! Keduanya memiliki pola-pola yang hampir serupa satu sama lain! Ini mengindikasikan bahwa keduanya (yaitu Islam dan kerajaan-kerajaan halusinasi) memiliki karakter dan tujuan yang sama, yaitu penipuan dan penyesatan!

Meskipun demikian, keduanya memiliki perbedaan nasib yang sangat besar!!! 

Kalau Sunda Empire tidak sempat berkembang besar dan menjadi bahan tertawaan, Islam sempat berkembang besar dan menjadi kuat sehingga berhasil menipu serta menyesatkan banyak orang. Mungkin yang membedakan keduanya adalah soal waktu! Seandainya Islam muncul di jaman sekarang, kita bisa yakin 100% bahwa kehadirannya juga hanya akan menjadi bahan tertawaan seluruh dunia dan nabi serta tokoh-tokohnya akan ditahan polisi sebagai pelaku kriminal!

Setelah kita  mengetahui kesamaan antara Islam dan Sunda Emoire atau kerajaan-kerajaan halusinasi lainnya, sekarang kita bisa memahami berkat tersembunyi, atau 'blessing in disguise', yang ada dari fenomena kehadiran Sunda Empire dan sejenisnya.

Kehadiran Sunda Empire dan kerajaan-kerajaan halusinasi yang sekarang menjadi tertawaan banyak orang, dapat menjadi alat untuk menyadarkan muslim bahwa di saat yang sama sesungguhnya mereka sedang menertawakan diri mereka sendiri! Mereka ada di posisi yang sama seperti para petinggi dan pengikut kerajaan-kerajaan halusinasi tadi. Mereka sesungguhnya telah sama-sama tertipu mengikuti ajaran palsu dan percaya pada tawaran-tawaran yang penuh dengan halusinasi!

Dengan kesadaran ini semoga kaum muslim bisa segera keluar dari jerat penyesatan Islam selagi masih ada kesempatan.

Itu kalau mereka mau sadar!

Saudara-saudaraku kaum muslim...

Semoga apa yang terjadi sehubungan dengan munculnya kerajaan-kerajaan halusinasi seperti Sunda Empire ini, bisa kalian jadikan cermin. Bagaimana kalian mentertawakan mereka sebagai orang-orang yang gagal menggunakan akal sehat dan terjerumus pada pemikiran-pemikiran sesat, begitu pulalah kami melihat kalian... 

Sama!

Tapi kami mentertawakan kalian bukan untuk menghina atau melecehkan, karena itu tidak ada manfaatnya sama sekali. Kami mentertawakan kalian untuk menyadarkan kalian dari kesesatan yang sedang kalian ikuti. Itulah yang berarti bagi kami!

Mengapa? 
Karena TUHAN yang menghendaki keselamatan kalian dan kami ingin ikut mewujudkan apa yang dikehendaki TUHAN...

Semoga apa yang kami lakukan dengan seri video Islam Dan Akal Sehat ini bisa membantu menyadarkan kalian, bahwa kalianpun saat ini sesungguhnya ada dalam posisi yang sama seperti para pengikut kerajaan halusinasi tadi!

Cukup dengan menggunakan akal sehat, kalian seharusnya dapat menyadari kekeliruan itu!

Segera tinggalkan Islam selagi masih ada waktu, untuk selanjutnya terimalah satu-satunya kebenaran sejati yaitu Yesus Kristus TUHAN dan Penyelamat.

Wassalam....