Islam Dan Akal Sehat #42 - Alquran: Yesus Adalah Sabda Tuhan (Kalimatullah)


Transkrip:

Video ini dimaksudkan sebagai kelanjutan dari video Islam Dan Akal Sehat terakhir, yang membahas fenomena kemunculan Sunda Empire dan berbagai kerajaan halusinasi lainnya. Saya melihat kemunculan Sunda Empire dan semua kerajaan halusnasi itu sebagai kesempatan yang sangat besar bagi muslim di Indonesia untuk bercermin melihat diri sendiri.

Ketika muslim mentertawakan para tokoh dan pengikut kerajaan-kerajaan halusinasi tadi, pada saat yang sama mereka sebenarnya juga sedang mentertawakan diri mereka sendiri karena telah percaya pada klaim bombastis dan tidak masuk akal dari Islam.

Untuk menegaskan lagi kesamaan antara islam dan kerajaan-kerajaan halusinasi itu, saya ingin kita melihatnya dari sisi lain...

Mari kita asumsikan sampai hari ini belum ada yang namanya agama Islam...
Dengan demikian agama dari keturunan Abraham yang dikenal dunia hanyalah Yahudi dan Kristen...

Tiba-tiba suatu hari muncul seseorang yang mengaku mendapat wahyu tuhan melalui malaikat jibril. Dia mengatakan Adam itu sesungguhnya tidak berasal dari bumi karena dia diciptakan di surga. Dengan kata lain Adam itu mahluk luar bumi, atau semacam alien. Lalu berbeda dengan teks Alkitab dan apa yang dpercaya semua nabi, dia mengklaim bahwa yang dikorbankan oleh Abraham itu sebenarnya Ismael, bukan Ishak.. 



Cerita aneh lainnya, Maria ibu Yesus itu sesungguhnya saudari dari Harun dan Musa, atau dengan kata lain Musa dan Harun itu adalah paman dari Yesus.... Meskipun berdasarkan Alkitab dan fakta sejarah yang dapat dipercaya, jarak jaman Musa dan Harun dengan jaman Yesus itu sekitar 1500 tahun!

Selanjutnya, bertentangan dengan semua fakta sejarah dan teks-teks Injil yang sudah diterima banyak orang, dia mengatakan bahwa yang disalib itu sesungguhnya bukan Yesus melainkan orang yang diserupakan....

Lalu dia mengajarkan leki-laki boleh mengawini perempuan yang berumur berapapun, kemudian dia juga mengajarkan untuk beristri lebih dari satu, tapi kalau tidak bisa adil ya cukup satu saja. Bahkan laki-laki juga boleh berhubungan seks tanpa ikatan perkawinan dengan milkul yamin atau hamba-hamba perempuan. Dan nanti di surga akan disediakan pesta seks tanpa batas dengan istri-istri dan bidadari-bidadari surga.

Dan banyak lagi cerita-cerita bohong dan ajaran tak bermoral lainnya!

Karena yakin apa yang dikatakannya itu berasal dari wahyu tuhan sendiri, orang tersebut menyampaikannya dengan penuh percaya diri sambil terus menyalahkan semua teks-teks Alkitab dan fakta-fakta sejarah yang bertentangan dengan ceritanya.

Jika dituntut bukti dari pernyataannya, dia selalu menjawab dengan yakin, "Itu semua berasal dari wahyu Allah SWT yang terakhr, wahyu yang diturunkan untuk meluruskan semua kesimpangsiuran sejarah dan ajaran para nabi yang sudah diselewengkan manusia!"

Apa respon kita terhadap orang tersebut?

Pasti kurang lebih sama dengan respon kita terhadap tokoh-tokoh kerajaan halusinasi seperti Sunda Empire dan lain-lain. Kita akan mentertawakannya dan menganggap semua orang yang percaya pada pernyataannya sebagai orang-orang yang tidak menggunakan akal sehat!

Dan tentu kita semua setuju orang itu layak ditangkap polisi sebagai penipu yang menyesatkan orang banyak, atau orang itu harus dikirim ke rumah sakit jiwa!


T-Shirt "Crusader Network on youtube"

Selanjutnya kita semua juga setuju kalau agama yang diajarkannya hanyalah agama halusinasi, demikian juga kitab suci yang diterimanya tidak lebih dari kitab halusinasi!

Pertanyaannya, apakah jika orang itu menyatakan hal yang sama di abad 7, dia lalu menjadi seorang nabi?

Pasti tidak!

Tentunya dia tetaplah seorang penipu.. demikian juga agama yang diajarkannya tetaplah agama halusinasi, dan kitab suci yang dibawanya juga tetaplah kitab halusinasi! Dan..orang-orang yang percaya kepadanya tetaplah orang-orang yang tertipu karena gagal menggunakan akal sehat!

Apa yang hari ini merupakan kebohongan, dulupun tetap kebohongan!

Ada muslim yang bisa bantah pernyataan ini? 
Silahkan... saya tunggu bantahan anda!

Kecuali muslim sanggup membantah pernyataan tadi, maka pada titik ini seharusnya muslim sadar bahwa islam adalah agama halusinasi dan sudah saatnya ditinggalkan.

Tapi kemudian banyak muslim yang berat meninggalkan islam karena mereka dihadapkan pada pilihan sulit. Menjadi atheis jelas tidak mau, tetapi menjadi Kristen juga mereka masih sulit karena tidak bisa menerima Yesus sebagai TUHAN. Nah, bagi muslim yang ingin meninggalkan Islam namun ragu untuk percaya Yesus sebagai TUHAN, saya berharap video ini dapat membantu!

---

Kalau saya mengatakan Alquran adalah kitab suci palsu itu tidak berarti kitab tersebut sama sekali tidak mengandung kebenaran. Tetap ada kebenaran di dalam alquran. Adanya kebenaran-kebenaran itulah yang membuat banyak muslim percaya alquran sebagai kitab suci. Yang membuat alquran tidak dapat dipercaya sebagai kitab suci adalah karena disamping terdapat kebenaran, kitab tersebut menyelipkan banyak kesalahan dan penyesatan.

Nah sebagian kebenaran yang ada dalam alquran itulah yang akan kita gunakan untuk membawa muslim percaya bahwa Yesus adalah TUHAN!

Kita akan menggunakan sebuah ayat yang didalamnya terdapat sepotong kebenaran dan sekaligus banyak kesalahan, yaitu surah An Nisa 4:171..

Ini terjemahan ayatnya:

Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, 'Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara. (An Nisa 171)

Kalau anda perhatikan ada tanda kurung, itu menandakan kata-kata tersebut sebenarnya tidak ada di alquran. Itu hanya tambahan dalam penerjemahan yang dimaksudkan untuk memperjelas makna. Sekarang kita hapus semua kata-kata yang ada di dalam kurung supaya kita bisa melihat apa yang sesungguhnya dikatakan dalam alquran:

Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, 'Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : "Tiga", berhentilah. Lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara. (An Nisa 171)

Ada beberapa pernyataan alquran:
- Yesus itu utusan Allah, ini benar, memang Yesus diutus oleh Bapa-Nya.
- Yesus adalah kalimat Allah, ini benar karena Injil juga mengatakan Yesus adalah Sabda Allah.
- Yesus adalah Roh Allah, ini salah, Yesus tidak pernah disebut sebagai Roh Allah karena yang dimaksud sebagai Roh Allah adalah Roh Kudus, pribadi ketiga dari Allah Tritunggal!
- Alquran menolak Tritunggal, jelas ini salah.
- Alquran menolak Allah memiliki anak, ini juga salah karena Yesus adalah Putra Allah.

Kita akan fokus pada satu pernyataan alquran yang benar ini, yaitu Yesus adalah Kalimatullah atau Sabda Allah!

Tapi sebelum membahas masalah ini kita akan membahas sedikit tentang pertentangan teologis yang berdarah dalam sejarah Islam antara kaum mutazillah dan kaum ahlusunnah mengenai hakikat alquran sebagai Firman Tuhan atau kalamullah. Kaum mutazillah yang muncul sejak abad ke 8 adalah kelompok muslim yang berupaya mengedepankan penggunaan akal dalam memahami kebenaran-kebenaran alquran.

Mereka berpendapat bahwa kalamullah atau Sabda Tuhan adalah ciptaan. Dalam konsep tauhid, Allah itu tidak dapat dipersekutukan dengan apapun, termasuk dengan sabdanya. Dengan demikian Allah pasti ada sebelum sabdanya dan itu artinya kalamullah adalah ciptaan. 


The Deception of Allah - Christian Prince

Karena kalamullah itu ciptaan maka kebenarannya tidak mutlak karena hanya allah saja yang kebenarannya mutlak. Konsekuensinya kalamullah harus bisa dikritisi oleh akal budi. Dengan demikian alquran yang merupakan perwujudan dari kalamullah juga tidak bebas kesalahan dan harus bisa ditelaah dengan akal budi manusia. Pandangan kaum mutazillah ini kemudian membuat banyak orang mulai melancarkan kritik terhadap alquran dan banyak yang mulai meninggalkan islam.

Keadaan ini tentu menimbulkan kemarahan di kalangan kaum ulama ahlussunnah. Mereka berusaha membantah keras pandangan kaum mutazillah yang dianggap merusak ini. Bagi mereka kalamullah bukanlah ciptaan. Kalamullah adalah sifat yang melekat bersama-sama dengan Allah. Karena kalamullah bukan ciptaan dan bersama-sama dengan allah, maka kebenarannya bersifat mutlak tidak boleh dikritisi oleh akal budi.

Dalam perkembangannya pada akhirnya kaum mutazillah ini disingkirkan dan dibasmi dengan kekerasan. Pandangan kaum mutazillah dinyatakan sesat. Inilah yang kemudian menjadi akar mengapa muslim dilarang untuk menggunakan akalnya dalam memahami alquran. Trauma munculnya kembali kamu mutazilah yang telah membuat banyak muslim mempertanyakan imannya dan menjadi murtad adalah penyebabnya.

Setelah tersingkirnya kaum mutazillah maka ulama sepakat menyatakan bahwa kalamullah bukanlah ciptaan!

Kita catat baik-baik, ulama muslim sepakat kalamullah BUKAN ciptaan!

Sekarang kita lembali ke An Nisa 171....

Kita ambil dari potongan terjemahan resmi:

Sesungguhnya Al Masih, 'Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya.

Bandingkan dengan potongan teks yang asli tanpa tambahan tanda kurung:

Sesungguhnya Al Masih, 'Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya.

Kita bisa melihat dengan jelas ada perbedaan yang mencolok... 

Dalam teks alquran, Yesus adalah kalimat Allah atau Sabda Tuhan...  Catat baik-baik!

Tapi dalam terjemahan alquran teks ini direkayasa seolah Yesus bukanlah kalimat Allah tapi diciptakan dengan kalimat Allah.

Ini jelas penyimpangan makna. 
Pertanyaannya, mengapa harus disimpangkan?

Itu karena ulama-ulama takut sekali jika kaum muslim percaya bahwa Yesus adalah kalimatullah! Karena jika Yesus adalah kalimatullah, maka konsekuensinya Yesus bukan ciptaan! Ingat, akibat perdebatan dengan kaum mutazillah mereka harus menekankan paham bahwa kalamullah bukan ciptaan. Maka pengakuan alquran bahwa Yesus adalah kalimatullah sama saja artinya mengakui bahwa Yesus bukan ciptaan! Ini menurut para ulama sangat berbahaya, maka harus ditutup-tutupi dengan menyimpangkan penafsirannya...

Mengapa?

Karena dalam konsep para ulama, kalamullah ada bersama-sama dengan Tuhan tanpa disebut mempersekutukan Tuhan dan tanpa melanggar konsep keesaan Tuhan, maka pengertian ini ditakutkan dapat membuka peluang bagi pengakuan Yesus sebagai TUHAN seperti dalam ajaran iman Kristen!

Ada dua hal yang perlu kita perhatikan disini:

1. Pernyataan eksplisit alquran bahwa Yesus adalah kalimatullah
2. Kesepakatan ulama bahwa kalamullah bukan ciptaan, maka kalimatullah juga bukan ciptaan.

Dengan demikian berdasarkan An Nisa 171 yang menyatakan Yesus adalah kalimatullah, semua muslim juga harus menerima fakta ini:

Yesus juga bukan ciptaan, dan Dia ada bersama-sama TUHAN dalam kekekalan tanpa disebut mempersekutukan TUHAN dan tanpa melanggar konsep keesaan TUHAN!

Dengan memahami ini sekarang akan mudah bagi muslim untuk menerima kebenaran Injil:

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. (Yoh.1:1-3)

Dan Firman itu tidak lain adalah Yesus Kristus, Tuhan dan Penyelamat seluruh manusia!

Yesus sejak semula ada bersama-sama dengan Bapa dan Roh Kudus tanpa disebut mempersekutukan TUHAN dan tanpa melanggar keesaan TUHAN. Ketiganya: Bapa, Putra dan Roh Kudus adalah SATU TUHAN.

Itu sebabnya Yesus berkata,  "... sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." (Yoh.8:58) karena Yesus memang kekal dan sudah ada sebelum dunia dijadikan. Yesus memang bukan ciptaan, tapi Dia adalah TUHAN Sang Pencipta yang layak disembah sebab sesuai pernyataan Injil, segala sesuatu dijadikan oleh Dia.

Itu sebabnya Yesus berkata, "Aku dan Bapa adalah satu" (Yoh.10:30) karena Yesus bersama dengan Bapa dan Roh Kudus adalah TUHAN yang Esa. Sama seperti dalam pandangan kaum ulama muslim bahwa kalamullah ada bersama-sama dengan Allah SWT tanpa dianggap mempersekutukan TUHAN dan tanpa merusak keesaan TUHAN, demikian juga Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus adalah SATU TUHAN, bukan tiga.

Saudara-saudaraku kaum muslim....

Semoga melalui video ini kalian mulai terbuka pada kenyataan pahit ini: agama islam yang penuh dengan fakta dan pernyataan keliru dalam ajaran-ajarannya tidak lebih dari agama halusinasi. Dengan demikian semua yang ditawarkan islam juga halusinasi. Surganya cuma halusinasi, dan tuhan yang disembahpun halusinasi.

Tidak akan ada keselamatan dengan mengikuti islam. Sebaliknya jurang neraka yang kekal akan menanti setiap orang yang percaya pada ajaran islam dan menyangkal Yesus sebagai TUHAN di saat kematiannya! Sebab tidak mungkin manusia dapat masuk surga dalam keadaan menyangkal Yesus sebagai TUHAN!

"Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum." (Mrk.16:16).

Tidak ada alasan lagi untuk tetap percaya pada Islam, segera tinggalkan selagi kalian masih diberi kesempatan bernafas. Anggaplah kehidupan yang masih kalian nikmati hari ini adalah kemurahan TUHAN yang besar agar kalian punya kesempatan untuk terhindar dari kesesatan jurang neraka.

Sekarang, dengan penjelasan yang sudah saya sampaikan tadi sesungguhnya sudah tidak ada halangan lagi untuk menerima Yesus sebagai TUHAN dan Penyelamat. Syukurilah hidup yang masih kalian nikmati hari ini dengan membuka hati serta pikiran kalian untuk menerima Yesus Kristus sebagai TUHAN dan Penyelamat. Dengan demikian kalianpun dapat diselamatkan dan akan memperoleh hidup kekal...


Wassalam.

Posting Komentar

0 Komentar