Islam Dan Akal Sehat #45 - Kontroversi An Nisa 157



Persoalan kontroversi surah An Nisa 157 sebenarnya sudah pernah saya singgung di video sebelumnya. Namun sekarang saya angkat lagi dengan tujuan untuk mengkonfirmasi argumen saya di video Islam Dan Akal Sehat no. 44 yang membuktikan allah swt bukan pencipta.

Argumen pembuktian allah swt bukan pencipta adalah argumen paling merusak yang menghancurkan seluruh fondasi kebenaran islam. Saya yakin 100% argumen tersebut tidak akan mampu dibantah oleh muslim manapun di seluruh dunia. Itu akan sama sia-sianya dengan membantah 1+1=2. Dengan memberikan konfirmasi tambahan berdasarkan ayat alquran sendiri, maka upaya muslim dan ulama-ulamanya yang ingin membantah argumen tersebut akan bertambah berat.

Kini siapapun yang berdebat melawan muslim dapat menggunakan argumen allah swt bukan pencipta sebagai senjata pamungkas atau kartu truf yang akan membungkam setiap muslim. Jika dulu muslim begitu percaya diri bahwa konsep tauhid yang mereka imani adalah konsep ketuhanan monoteis yang paling benar, maka sekarang keadaannya berbalik 180 derajat. Berdasarkan logika akal sehat justru konsep tauhid islam menunjukkan kelemahan sangat mendasar yang membuktikan allah swt tidak mungkin pencipta! Konsep tauhid untarian yang mereka yakini benar kini berbalik menjadi kekeliruan fatal yang meruntuhkan fondasi iman mereka sampai ke akarnya!


T-Shirt "Tuhan itu Trinitas"

Sekedar mengulang kembali, argumen pembuktian allah swt bukan pencipta secara singkat adalah seperti ini: allah swt yang tauhid/unitarian sesuai dengan definisi tauhid tidak memiliki relasi di dalam dirinya. Dengan demikian allah swt juga tidak mengenal kasih, karena kasih mensyaratkan adanya relasi. Karena tidak mengenal kasih maka mustahil allah swt dapat menciptakan manusia yang harus hidup dalam hukum kasih karena allah swt tidak dapat menciptakan apa yang tidak dipahaminya. Kesimpulannya, allah swt bukan pencipta!

Tidak ada gunanya bagi muslim untuk membantah ini karena tidak ada celah untuk itu.. Bagi muslim yang berakal sehat lebih baik menerima kenyataan dan MOVE ON...

Jika allah swt yang bukan pencipta tapi mengaku sebagai tuhan sang pencipta, maka konsekuensinya allah swt tidak lebih dari pendusta. Apabila ini benar, maka karakternya sebagai pendusta sedikit atau banyak pasti akan terlihat jejak-jejaknya di dalam alquran.

Oleh karena itu, bukti allah swt sebagai pendusta di dalam alquran akan menjadi konfirmasi bahwa allah swt memang bukan Tuhan Sang Pencipta. Sebaliknya dia hanyalah bapa segala dusta yang mengaku sebagai tuhan sang pencipta untuk menyesatkan manusia.

Dalam Injil Yesus berkata demikian, "Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap." (Mrk.4:22) . Jika segala rahasia akan diungkapkan, apalagi sekedar kebohongan... pasti akan terbongkar pada waktunya. Penipuan terbaik sekalipun tetap memiliki kelemahan dan tidak akan bertahan di hadapan kebenaran. Dan itu terbukti dengan sangat telak dalam surah An Nisa 157!

Ayat tersebut berbunyi demikian:

Dan karena ucapan mereka : "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, 'Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) 'Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah 'Isa.
(An Nisa 157)

Intinya melalui alquran allah swt mengatakan Yesus tidak disalib, tapi orang yang diserupakan dengan Yesuslah yang disalib. Terlepas dari bukti sejarah yang ada, ayat tersebut sesungguhnya memiliki problem internal yang parah.

1. Jika benar apa yang dikatakan ayat tersebut bahwa Yesus tidak disalibkan maka ayat tersebut menunjukkan allah swt telah menipu orang-orang Kristen yang setia kepada Yesus dan juga semua orang lainnya sedemikian rupa, sehingga selama berabad-abad mereka tidak menyadari bahwa yang disalibkan bukan Yesus.

2. Jika Yesus ternyata benar disalibkan seperti yang dipercaya oleh orang-orang Kristen dan juga diakui orang lain berdasarkan bukti sejarah, maka ayat tersebut menunjukan allah swt telah menipu muslim!


T-Shirt "Crusader Network on youtube"


Problemnya, tidak peduli apakah Yesus benar disalibkan atau tidak, satu fakta yang muncul dalam An Nisa 157 adalah: allah swt telah menipu! Jika Yesus tidak disalibkan, yang ditipu adalah orang-orang Kristen sedangkan jika Yesus benar disalibkan maka yang ditipu adalah kaum muslim.

Dengan demikian karakter allah swt sebagai penipu terungkap dengan amat jelas dalam surah An Nisa 157! Ini sekaligus membuktikan allah swt pasti bukan tuhan!

Selanjutnya, karena allah swt adalah penipu maka siapakah yang sebenarnya telah ditipu? Muslim yang percaya kepada allah swt sang penipu atau orang Kristen yang tidak percaya kepadanya? Jelas menurut logika akal sehat, korban penipuan itu dimana-mana pasti orang-orang yang percaya pada penipu, bukan orang-orang yang tidak percaya. Orang-orang Kristen yang menggunakan akal sehat untuk menguji setiap roh sudah langsung tahu, roh yang menyangkal penyaliban Yesus sudah pasti tidak berasal dari TUHAN dan tidak perlu dipercaya. 

Kesimpulannya, ayat tersebut telah menipu semua muslim! Dan sesungguhnya Yesus memang benar disalibkan sesuai fakta sejarah dan kepercayaan iman Kristen!

Adakah muslim atau ulama-ulamanya yang bisa membantah ini? 
Pasti tidak akan ada!

Karena berdasarkan An Nisa 157 allah swt terbukti sebagai pendusta maka fakta itu mengkonfirmasi argumen di video sebelumnya yang membuktikan allah swt bukan pencipta tapi mengaku sebagai tuhan sang pencipta, alias allah swt cuma pendusta! 

Dalam Injil, karakter pendusta itu jelas milik siapa:

Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.  (Yoh.8:44)

Ini membuat fakta bahwa allah swt yang disembah muslim adalah bapa segala dusta alias iblis sudah tidak mungkin dibantah sama sekali. Karena selain berdasarkan argumen teologis yang sangat kuat sebagaimana yang telah dijelaskan dalam pembuktian allah swt bukan tuhan pencipta, fakta tersebut juga dikonfirmasi oleh ayat alquran sendiri yang secara implisit menyatakan allah swt sebagai pendusta.

Persoalannya, sanggupkah muslim menerima fakta menyakitkan ini?

Jika akal sehat muslim masih dapat berfungsi dengan baik, seharusnya mereka berani mengambil keputusan untuk segera meninggalkan islam secepatnya. Dengan tetap percaya pada Islam berarti mereka akan terus menyembah bapa segala dusta sampai mati. Jelas akibatnya fatal karena mereka akan selamanya hidup tersiksa di neraka bersama bapa segala dusta yang mereka sembah!

Dalam Injil Yesus berkata, "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" (Mat. 16:26) 

Jika sekarang muslim tahu bahwa allah swt yang selama ini mereka sembah adalah bapa segala dusta, apa gunanya muslim mempertahankan iman islam demi ego, tradisi, keterikatan sosial, atau kekayaan dan jabatan duniawi jika kelak harus menerima penderitaan kekal di neraka? Sama sekali tidak ada gunanya.

Kecuali muslim dapat membantah argumen yang membuktikan allah swt bukan pencipta dan sekaligus menyelesaikan persoalan kontroversi ayat An Nisa 157 yang tadi saya sampaikan, maka hanya satu yang harus dilakukan muslim berakal sehat: tinggalkan islam selagi sempat!

Saudara-saudaraku kaum muslim...

Apa yang saya sampaikan tadi mungkin membuat kalian frustasi, kecewa, atau bingung karena dasar iman islam kalian menjadi runtuh tak bersisa. Sebagai manusia itu wajar. Tapi setelah reaksi emosional itu reda, mari gunakan akal sehat!

Jika kalian tidak bisa membantah apa yang saya sampaikan dalam video ini.. dan saya yakin memang tidak akan bisa.. maka terimalah fakta bahwa allah swt yang kalian sembah selama ini tidak lain adalah bapa segala dusta yang ingin menyesatkan manusia agar terjerumus ke dalam kebinasaan kekal di neraka.

Dalam Injil Yesus berkata, "...jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu." (Mat.6:23).

Dalam konteks video ini, jika allah swt yang kalian sembah dan kalian jadikan sumber kebenaran serta petunjuk hidup selama ini adalah bapa segala dusta alias iblis, betapa dalamnya jiwa kalian telah jatuh dalam kesesatan yang membinasakan!

Hanya ada satu yang dapat menolong kalian dari jurang kesesatan yang dalam itu. Yaitu Yesus Kristus, Tuhan dan Penyelamat.

Percaya dan berharaplah kepada-Nya, maka Dia akan menolong jiwa kalian dan mengangkatnya untuk kembali melihat terang kebenaran. Jangan sia-siakan hidup kalian yang singkat ini dengan tetap tinggal di dalam jurang kesesatan. Terimalah Yesus Kristus dan mulailah hidup baru di dalam kebenaran yang menyelamatkan. 

Tidak ada yang tahu apakah besok kita masih mendapat kesempatan hidup. Apalagi dalam situasi bencana wabah pandemi global sekarang ini. Maka terimalah Yesus Kristus sekarang juga di dalam hati kalian dengan mengucapkan doa singkat dan sederhana ini secara sungguh-sungguh,

"Ya Yesus Kristus, aku percaya Engkaulah Tuhan dan Penyelamat.
Berbelaskasihlah padaku dan selamatkan jiwaku.
Amin"

Semoga Roh Kudus membimbing kalian untuk menerima Yesus Kristus seutuhnya melalui baptisan dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus... 

Amin.

Posting Komentar

0 Komentar